Topologi Jaringan dan Jaringan WLAN

Topologi Jaringan

Mungkin sudah banyak yang menulis tentang topologi jaringan bahkan mungkin lebih detil dari apa yang yang akan saya tulis, saya menulis hanya mencatat bukan menyajikan ide-ide baru hanya untuk pengingat pribadi.

Baik mari kita mulai mencatat,

Topologi Jaringan merupakan gambaran pola hubungan antara komponen-komponen jaringan, yang meliputi komputer server, komputer client/ workstation, hub/switch, pengkabelan, dan komponen jaringan yang lain. Terdapat beberepa topologi jaringan yang dapat disesuaikan dengan kondisi dilapangan.

1. Topologi Bus

Topologi Bus merupakan topologi yang menghubungkan beberapa komputer ke sebuah kabel dengan beberapa terminal. Topologi Bus menggunakan kabel tipe coaxialdengan beberapa konektor BNC.

Pada Topologi Bus menyediakan 1 jalur yang digunakan untuk komunikasi antar perangkat sehingga setiap perangkat harus bergantian dalam menggunakan jalur yang ada. Dalam berkomunikasi antar perangkat hanya ada 2 perangkat yang dapat saling berkomunikasi.

Kecepatan transfer rata-rata data antar perangkat sangat lambat karena harus bergantian dalam menggunakan jalur.

Topologi Bus

2. Topologi Ring

Topologi Ring merupakan topologi yang menghubungkan beberapa komputer dengan membentuk sebuah lingkaran. Komputer yang terhubung dalam sebuah jaringan akan terkoneksi pada 2 komputer lain.

3. Topologi Token Ring

Topologi Token Ring merupakan penyempurnaan dari topologi Ring. Pada topologi ini collions (tumbukan antar pengiriman data) dapat dicegah.

Pada topologi Token Ring kabel dibuat melingkar dan akan dipasang beberapa konektor untuk menghubungkan dengan masing-masing komputer.

Token Ring

4. Topologi Star

Topologi Star merupakan Topologiyang menghubungkan beberapa komputer dengan menggunakan perangkat yaitu Hub atau Switch. Perangkat ini berfungsi sebagai pengontrol dari semua komputer yang terhubung dalam jaringan.

Jaringan WLAN

Wireless Local Area Network (WLAN) adalah jaringan komputer yang menggunakan gelombang radio sebagai media transmisi data. Informasi (data) ditransfer dari satu komputer ke komputer lain tanpa menggunakan kabel sebagai media perantara. WLAN sering disebut sebagai Jaringan Nirkabel atau Jaringan Tanpa Kabel.

Keuntungan Jaringan WLAN

Dengan menggunakan jaringan WLAN, Jaringan yang dijangkau lebih luas dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan media kabel. Contoh penggunaan jaringan WLan adalah untuk menghubungkan jaringan antar lokasi yang tidak memungkinkan pemasangan kabel. Beberapa keuntungan dalam menggunakan WLan adalah:

  • Mobilitas yang tinggi. Sistem Wireless LAN dapat menyediakan pengaksesan informasi real time dimana saja bagi pengguna LAN selama berada di dalam organisasinya. Mobilitas ini mendukung layanan yang tidak dapat disediakan oleh jaringan kabel.
  • Fleksibilitas dan Kemudahan Instalasi (Pemasangan). Jaringan WLAN dapat dipasang dengan mudah serta dapat mengurangi penggunaan kabel yang melalui tembok dan atap. Dengan Teknologi WLAN juga dapat digunakan pada jaringan dimana kabel tidak memungkinkan untuk dipasang.
  • Pengurangan Anggaran Biaya. Meskipun investasi awal yang dibutuhkan untuk perangkat keras WLAN dapat lebih tinggi dari biaya perangkat LAN kabel, tapi biaya instalasi keseluruhan serta biaya penggunaan dapat diperkecil. Keuntungan biaya jangka panjangakan sangat besar pada jaringan kabel apabila sering terjadi perpindahan dan perubahan.
  • Kemampuan Jangkauan. Jaringan WLAN dapat dipasang pada topologi yang bermacam-macam untuk mendapatkan kebutuhan instalasi dan pemakaian yang sesuai. Konfigurasi Jaringan secara mudah dapat diubah dari jaringan peer-to-peer untuk jumlah pengguna yang sedikit menuju jaringan infrastruktur yang padat mencapai ribuan pengguna yang dapat menjelajah dengan jangkauan yang luas.

Demikian catatan tentang topologi jaringan dan Jaringan WLAN, catatan selanjutnya yaitu tentang Perangkat Jaringan dan Pengkabelannya. Semoga bermanfaat.

One comment

Comments are closed.