Pendahuluan

1. Pengenalan Jaringan

Dengan Semakin Berkembangnya kebutuhan pengolahan data dan informasi, dalam sebuah organisasi dibutuhkan lebih dari 1 (satu) komputer yang digunakan oleh banyak orang yang bekerja dalam sebuah tim. Untuk saling bertukar data dan informasi, maka komputer-komputer yang digunakan akan dihubungkan satu dengan yang lainnya. Kumpulan komputer yang saling terhubung disebut sebagai jaringan kooomputer.

Dengan penggunaan jaringan komputer beberapa keuntungan yang didapat diantaranya adalah :

  • Membagi Sumber Daya. Dengan jaringan sumber daya yang ada dpat digunakan secara bersama-sama. Misalkan Anda menggunakan sebuah komputer dan menginginkan mengakses data dikomputer lain seolah-olah data tersebut berada di komputer yang Anda gunakan.
  • Reliabilitas Tinggi. Dengan Menggunakan Jaringan Komputer Anda mendapatakan reliabilitas yang tinggi dengan memiliki sumber data alternatif. Misalnya, data yang digunakan dapat disimpan atau disalin ke beberapa komputer yang terhubung dengan jaringan. sehingga bila salah satu komputer rusak, maka salinan di komputer yang lain masih dapat Anda gunakan.
  • Hardware Sharing. Dengan menggunakan jaringanAnda dapat menggunakan hardware secara bersama-sama. Dengan jaringan sebuah printer dapat digunakan bersama-sama dengan pengguna lain. Begitu pula dengan penggunaan scanner, CD/DVD ROM dan perangkat lainnya.
  • Keamanan Data Terjamin. Dengan jaringan memungkinkan seorang administrator untuk dapat mengontrol data-data penting agar dapat diakses oleh pengguna yang berhak saja. Sehingga keamanan data akan lebih terjamin.
  • Menghemat Biaya. Dengan menggunakan jaringan penghematan perangkat dapat dilakukan, karena sebuah perangkat dapat digunakan secara bersama-sama misalnya penggunaan printer, scanner dan CD/DVD ROM.

2. Jenis Jaringan

Berdasarkan jangkauan area atau lokasi jaringan dibedakan menjadi 3 Jenis yaitu :

Lokal Area Network (LAN)

Lokal Area Network (LAN) merupakan jaringan yang menghubungkan sejumlah komputer  yang ada dalam suatu lokasi dengan area terbatas seperti ruang atau gedung. LAN dapat menggunakan media komunikasi seperti kabel dan wireless.

Wide Area Network (WAN)

Wide Area Network (WAN) merupakan jaringan antar LAN yang dipisahkan oleh lokasi atau jarak yang cukup jauh, contoh hubungan antara kantor pusat dengan kantor cabang yang berbeda kota atau pulau.

Metropolitan Area Network

Metropolitan Area Network (MAN) merupakan jaringan yang lebih besar dari jaringan LAN tetapi lebih kecil dari jaringan WAN. Jaringan MAN dan WAN sama-sama menghubungkan beberapa LAN yang membedakan hanya lingkup areanya Saja.

3. Tipe Jaringan

Ada 2 (dua) tipe jaringan yang dapat digunakan dalam mengatur sistem jaringan komputer yaitu: tipe Client Server dan Peer To Peer (p2p).

Client Server

Tipe Jaringan client server menghubungkan komputer server dengan beberapa komputer client/workstation. Komputer server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain yang terhubung dalam Jaringan.

Sedangkan komputer client adalah komputer-komputer yang menggunakan fasilitas yang disediakan oleh komputer server. Komputer server pada sebuah jaringan type client-server disebut dengan Dedicated Server karena komputer yang digunakan hanya sebagai penyedia fasilitas untuk komputer client/workstation. Komputer server tidak dapat berperan sebagai komputer client/workstation.

Keunggulan Tipe Jaringan Client Server

  1. Terdapat seorang sebagai administrator jaringan yang bertugas mengelola sistem keamanan dan administrasi jaringan, sehingga keamanan dan administrasi akan lebih terkontrol.
  2. Komputer server dapat difungsikan sebagai pusat data, komputer client dapat mengakses data yang ada dari komputer client manapun. Apabila terdapat komputer client yang rusak, pengguna masih dapat mengakses data dari komputer client yang lain.
  3. Pengaksesan data lebih tinggi karena penyediaan dan pengelolaan fasilitas jaringan dilakukan oleh komputer server, dan komputer server tidak terbebani dengan tugas lain sebagai workstation.
  4. Pada tipe jaringan client server system backup data lebih baik, karena backup data dapat dilakukan terpusat dikomputer server. Apabila data pada komputer client/workstation mengalami masalah atau kerusakan masih tersedia backup pada komputer server.

Kelemahan Tipe Jaringan Clint Server

  1. Memerlukan biaya mahal, karena memerlukan sebuah komputer yang memiliki kemampuan tinggi yang difungsikan sebagai komputer server.
  2. Kelancaran Jaringan tergantung pada komputer server. Bila komputer server mengalami gangguan maka secara keseluruhan jaringan akan terganggu.

Peer To Peer

Tipe Jaringan peer to peer menghubungkan beberapa komputer dalam sebuah jaringan. Pertukaran data dapat dilakukan antar komputer yang terhubung tanpa perantara komputer server. Masing-masing komputer dapat berperan sebagai komputer server sekaligus sebagai komputer client.

Keunggulan Tipe Jaringan Peer To Peer

  1. Semua komputer yang terhubung jaringan memiliki hak yang sama.
  2. Biaya lebih murah karena tidak memerlukan komputer server.
  3. kelancaran jaringan tidak tergantung pada komputer server.

Kelemahan Tipe Jaringan Peer To Peer

  1. Troubleshooting jaringan lebih rumit, karena pada tipe jaringan Peer To Peer setiap komputer yang terhubung memungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada.
  2. Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-msing pengguna dengan mengatur keamanan pada fasilitas yang dimiliki.
  3. Data tersebar pada masing-masing komputer, maka backup data dilakukan pada masing-masing komputer.

Demikian untuk kesempatan kali ini, untuk selanjutnya akan kita bahas mengenai Topologi Jaringan dan Jaringan WLAN. Semoga bermanfaat, Terima kasih.

3 days ago

Hobby Coding

youtu.be/DM0gEaw5Yzw
Diary Of Agus Kuswanto #doaku channel on Youtube
Jangan lupa untuk Like, comment, share and subscribe.
Terima kasih
... See MoreSee Less

View on Facebook

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.